Anjir Muara — Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Barito Kuala, H. M. Abda’i Rathami, S.Ag., menghadiri sekaligus menjadi narasumber dalam kegiatan Penguatan Ahlusunnah Wal Jamaah yang diselenggarakan oleh Komisi Pendidikan MUI Kabupaten Barito Kuala, Selasa (5/5/2026), di Aula Kecamatan Anjir Muara. Kegiatan ini dihadiri Camat Anjir Muara serta diikuti oleh para pelajar dari SMAN Anjir Muara, MAN 5 Barito Kuala, SMKN 2 Marabahan, MA Darul Mukarram, dan MTsN 3 Barito Kuala sebagai bagian dari upaya penguatan pemahaman keagamaan yang moderat dan berlandaskan nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin.
Dalam materi pertama, H. M. Abda’i Rathami memperkenalkan fungsi dan peran strategis MUI sebagai wadah ulama, zuama, dan cendekiawan Muslim dalam membimbing, mengayomi, serta memberikan fatwa kepada umat. Ia menekankan bahwa MUI memiliki tanggung jawab dalam menjaga akidah, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menjadi mitra pemerintah dalam pembangunan kehidupan beragama yang harmonis dan kondusif.
Selanjutnya, materi kedua disampaikan oleh KH. Hair, S.Ag., M.Pd., yang mengangkat tema Penguatan Pendidikan Ahlusunnah Wal Jamaah. Ia menjelaskan pentingnya pemahaman Aswaja sebagai manhaj berpikir yang moderat, toleran, dan seimbang dalam menyikapi perbedaan. Menurutnya, penguatan nilai-nilai Aswaja di kalangan pelajar menjadi fondasi penting dalam menghadapi tantangan ideologi keagamaan yang ekstrem dan menyimpang. Kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif, di mana para peserta aktif mengajukan pertanyaan dan berbagi pandangan terkait praktik keagamaan di lingkungan mereka.
Melalui kegiatan ini, MUI Kabupaten Barito Kuala berharap dapat menanamkan pemahaman keislaman yang benar, inklusif, dan berlandaskan tradisi Ahlusunnah Wal Jamaah di kalangan generasi muda. Semangat kebersamaan antara ulama, pemerintah, dan lembaga pendidikan diharapkan terus terjalin demi menciptakan kehidupan beragama yang damai, sejuk, dan penuh toleransi di tengah masyarakat.